Spoiler for Joke 1:
Sate dan Bakso
Co1 : Neng, bapaknya tukang sate ya?
Cw1 : Kok tau sih?
Co1 : Soalnya senyum eneng menusuk nusuk hati abang.
Cw1 : Ih, abang bisa aja
dan merekapun langsung jadian…
…
Co2 : Neng, bapaknya tukang bakso ya?
Cw2 : Kok tau sih?
Co2 : Tadi abang liat di depan gang, bapak eneng dan gerobaknya diangkut ama satpol PP.
Cw2 : wtf…!%#&
Co1 : Neng, bapaknya tukang sate ya?
Cw1 : Kok tau sih?
Co1 : Soalnya senyum eneng menusuk nusuk hati abang.
Cw1 : Ih, abang bisa aja
dan merekapun langsung jadian…
…
Co2 : Neng, bapaknya tukang bakso ya?
Cw2 : Kok tau sih?
Co2 : Tadi abang liat di depan gang, bapak eneng dan gerobaknya diangkut ama satpol PP.
Cw2 : wtf…!%#&
Spoiler for Joke 2:
Upah Membawa Tas
Sutau hari, Komar pergi berbelanja di pasar. Karena
barang belanjaannya sangat banyak, Komar yang sudah
tua itu tidak kuat membawanya sendiri. Ia lalu mengupah
seorang pemuda untuk membawakan tasnya. Keduanya
berjalan pulang ke rumah Komar. Tapi di tengah
perjalanan pemuda itu lari meninggalkan Komar sambil
membawa tas belanjannya.
Minggu berikutnya, Komar pergi lagi ke pasar bersama
temannya.
Ternyata pemuda yang melarikan tas Komar itu juga ada
di sana.
" Lihat, itu pemuda yang melarikan tas belanjaku ! " ,
kata Komar
kepada temannya.
Setelah itu, Komar cepat-cepat bersembunyi dan baru
keluar setelah
pemuda itu pergi.
" Mengapa engkau berbuat seperti itu ? " , tanya
temannya terheran-heran.
" Pemuda itu membawa tas belanjaku sejak minggu yang
lalu. Dia pasti
akan meminta upahnya selama tujuh hari. Dibandingkan
dengan isi tasku,
maka upah yang harus kubayar jauh lebih besar ! ! " ,
jawab Komar.
Sutau hari, Komar pergi berbelanja di pasar. Karena
barang belanjaannya sangat banyak, Komar yang sudah
tua itu tidak kuat membawanya sendiri. Ia lalu mengupah
seorang pemuda untuk membawakan tasnya. Keduanya
berjalan pulang ke rumah Komar. Tapi di tengah
perjalanan pemuda itu lari meninggalkan Komar sambil
membawa tas belanjannya.
Minggu berikutnya, Komar pergi lagi ke pasar bersama
temannya.
Ternyata pemuda yang melarikan tas Komar itu juga ada
di sana.
" Lihat, itu pemuda yang melarikan tas belanjaku ! " ,
kata Komar
kepada temannya.
Setelah itu, Komar cepat-cepat bersembunyi dan baru
keluar setelah
pemuda itu pergi.
" Mengapa engkau berbuat seperti itu ? " , tanya
temannya terheran-heran.
" Pemuda itu membawa tas belanjaku sejak minggu yang
lalu. Dia pasti
akan meminta upahnya selama tujuh hari. Dibandingkan
dengan isi tasku,
maka upah yang harus kubayar jauh lebih besar ! ! " ,
jawab Komar.
Spoiler for Joke 3:
Pikun
Tampak di luar Gedung Stadion Utama senayan seorang
wanita muda tampak kelihatan sangat bingung sekali.
Wanita muda itu bernama Cathy. Setelah selesai acara
Pembukaan Konggres Wanita Cathy tampak memanggil
taksi.
" Kemana, Mbak ? " tanya sang supir taksi.
" Tolong mutar-mutar saja di sekitar sini, " sahut Cathy.
" Saya mau mencari di mana saya memarkir mobil saya
tadi. "
Tampak di luar Gedung Stadion Utama senayan seorang
wanita muda tampak kelihatan sangat bingung sekali.
Wanita muda itu bernama Cathy. Setelah selesai acara
Pembukaan Konggres Wanita Cathy tampak memanggil
taksi.
" Kemana, Mbak ? " tanya sang supir taksi.
" Tolong mutar-mutar saja di sekitar sini, " sahut Cathy.
" Saya mau mencari di mana saya memarkir mobil saya
tadi. "
Spoiler for Joke 4:
Operasi Sederhana
Dengan penuh kekhawatiran, seorang pria menelusuri lorong rumah sakit dengan kursi rodanya sesaat sebelum operasi.
Seorang suster menghentikannya dan bertanya, "Ada apa?"
Pria itu berkata, "Kudengar susternya berkata, 'Yang sebentar lagi kamu jalani adalah operasi sederhana, jangan khawatir. Aku yakin operasinya akan berjalan dengan baik.'"
"Suster itu hanya berusaha menghiburmu. Apa yang membuatmu begitu khawatir?"
"Suster itu tidak berbicara denganku. Ia berbicara dengan dokternya!"
Dengan penuh kekhawatiran, seorang pria menelusuri lorong rumah sakit dengan kursi rodanya sesaat sebelum operasi.
Seorang suster menghentikannya dan bertanya, "Ada apa?"
Pria itu berkata, "Kudengar susternya berkata, 'Yang sebentar lagi kamu jalani adalah operasi sederhana, jangan khawatir. Aku yakin operasinya akan berjalan dengan baik.'"
"Suster itu hanya berusaha menghiburmu. Apa yang membuatmu begitu khawatir?"
"Suster itu tidak berbicara denganku. Ia berbicara dengan dokternya!"
Spoiler for Joke 5:
Anak Bertanya Sama Bapaknya
Anak: Pak..!
Bapak: Ya, anak ku… ada apa???
Anak: Kenapa terkadang mata ku tidak dapat melihat???
Bapak: Pada saat kapan anak ku??
Anak: Pada saat ku pejamkan mata!!
Bapak: $#@%$&
Anak: Pak..!
Bapak: Ya, anak ku… ada apa???
Anak: Kenapa terkadang mata ku tidak dapat melihat???
Bapak: Pada saat kapan anak ku??
Anak: Pada saat ku pejamkan mata!!
Bapak: $#@%$&
Spoiler for Joke 6:
Dokter Ceroboh
Setelah selesai melakukan operasi,seorang keluarga pasien bertanya kepada dokter spesialis bedah RS Sarjito YK sbb:
Lina : Dokter Endro Basuki,bagaimana hasil operasi tadi..?.
Dokter:seperti biasanya,dan selalu berhasil dengan baik.
Lina :lalu usus buntu-nya yang sakit sudah di potong..?.
Dokter:apa usus buntu..?.Saya kira tadi adalah bedah mayat.
Setelah selesai melakukan operasi,seorang keluarga pasien bertanya kepada dokter spesialis bedah RS Sarjito YK sbb:
Lina : Dokter Endro Basuki,bagaimana hasil operasi tadi..?.
Dokter:seperti biasanya,dan selalu berhasil dengan baik.
Lina :lalu usus buntu-nya yang sakit sudah di potong..?.
Dokter:apa usus buntu..?.Saya kira tadi adalah bedah mayat.
Spoiler for Joke 7:
Soal Ujian Matematika
Di waktu ujian Unyil bingung dengan soal ujian yang buat kepala jadi mumet ini.
Pak Guru : Ya, Unyil terjemah kan soal di papan tulis!
Unyil : a – a /cos A1 x – A2 x
Pak Guru : Salah !!!
Unyil : Lha, tulisannya di depan kaya gitu kok Pak!
Unyil : a – a /cos A1 x – A2 x
Pak Guru : Salah !!!
Unyil : Jadi Pak?
Pak Guru : Amina diperkosa satu kali minta dua kali.
Heheheh….
Unyil : Dasar Tua Tua Robot Gedek!!!
Di waktu ujian Unyil bingung dengan soal ujian yang buat kepala jadi mumet ini.
Pak Guru : Ya, Unyil terjemah kan soal di papan tulis!
Unyil : a – a /cos A1 x – A2 x
Pak Guru : Salah !!!
Unyil : Lha, tulisannya di depan kaya gitu kok Pak!
Unyil : a – a /cos A1 x – A2 x
Pak Guru : Salah !!!
Unyil : Jadi Pak?
Pak Guru : Amina diperkosa satu kali minta dua kali.
Heheheh….
Unyil : Dasar Tua Tua Robot Gedek!!!